Apresiasi Kinerja LDII Lamongan, Ini Pesan Ketua DPW Jatim!

Lamongan (28/11). DPD LDII Lamongan menggelar Musda IX pada Minggu 28 November 2021. Konsolidasi organisasi lima tahunan itu diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di Aula Serba Guna Al-Karim LDII. Ketua DPW Jawa Timur Amrodji Konawi menyampaikan dirinya selalu mengikuti perkembangan Lamongan, “Karena Lamongan adalah tempat kelahiran saya. Sehingga saya ikut mengawal kegitan DPD LDII Lamongan. Sehingga tetap lurus, tidak melenceng kemana-mana,” ujarnya. 

Ia juga mengapresisai kinerja kepengurusan DPD LDII Kabupaten Lamongan. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Agus Yudi dianggap sudah luar biasa baik secara vertical maupun horizontal. Amrodji Konawi juga memberi masukan pada pelaksanaan Musda. “Musda adalah bentuk atau media untuk kepengurusan baru, misalkan yang kemarin dianggap baik maka bisa dilanjutkan. Tapi ini kembali lagi pada mekanisme yang dijalankan,” tambahnya. 

Amrodji Konawi berpesan, dalam menjalankan program-program kerja organisasi, ada tiga hal yang paling utama dalam menjalankan roda organinasi yakni pertama pelayanan. Pelayanan kepada warga LDII dan masyarakat umum ini harus baik, siapapun nanti yang akan menjadi pemimpin, maka pelayanan di organisasi ini harus baik. Kedua, pembinaan yakni memberikan pembinaan kepada PC/PAC se-Kabupaten Lamongan, program harus sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Lamongan. Ketiga, perlindungan yaitu memberikan perlindungan di dalam oranisasi. Hubungan DPD LDII Kabupaten Lamongan juga harus terus berjalan, baik itu dengan pemerintah, MUI, NU, Muhammadiyah maupun lintas agama.

“Karena kita semua bersaudara,” tegasnya.

Pada akhir sambutannya Amrodji Konawi menyampaikan harapannya bagi kepengurusan DPD Kabupaten Lamongan “Saya harap kepungurusan nanti membuat layer pelangi. Sehingga ada andil dari generasi tua, generasi tengah dan genenrasi muda. Kita jangan meninggalkan generasi muda karena generasi muda adalah harapan kita,” tutupnya. 

Oleh: Kartono Lamongan (contributor) / Faqihu Sholih (editor)

Leave a Reply

Your email address will not be published.