Tingkatkan Kompetensi dan Kapasitas Diri, LDII Kalimantan Tengah Gelar Orientasi Pengurus

Sejumlah pengurus DPW LDII Kalteng dan pengurus DPP LDII berfoto bersama Kepala Kesbangpol Andi Arsad (tengah) (Foto: Istimewa)

 

Palangka Raya (24/3). Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan orientasi pengurus DPW LDII periode 2021-2026 pada Minggu (20/3), mengusung tema “Penguatan Kompetensi dan Kapasitas Diri sebagai Pengurus yang Responsif dan Komunikatif”.

Orientasi yang berlangsung satu hari ini diikuti oleh seluruh pengurus DPW dan DPD Kota Palangka Raya secara tatap muka (offline) dan sejumlah DPD Kabupaten se-Kalimantan Tengah secara daring

Mengawali acara, Ketua DPW LDII Kalimantan Tengah Nur Prayudi, mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai optimalisasi organisasi. “Supaya bisa memberikan kontribusi positif terhadap dinamika pembangunan baik di Indonesia maupun di Kalimantan Tengah. LDII tidak hanya bergerak di bidang dakwah saja, melainkan juga bidang sosial dan pembangunan lainnya. Kalau melihat tema “Penguatan Kompetensi dan Kapasitas Diri yang Responsif dan Komunikatif Mewujudkan Kalimantan Tengah yang Lebih Berkah dan Lebih Maju”, itu bisa juga diwujudkan setidaknya dengan melakukan langkah-langkah sederhana,” katanya.

“Menguatkan kemampuan organisasi dengan cara menguatkan SDM yang professional dan religius. Kami meningkatkan kapasitas dan kapabilitas, kalau pengurus dan warga LDII memiliki itu semua, maka akan mudah melakukan kontribusi kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Nur Prayudi melanjutkan, kalau kontribusi kepada masyarakat bisa dilakukan, maka masyarakat akan lebih merasakan kemanfaatan organisasi LDII. Dan kalau LDII sudah bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, maka tugas organisasi untuk amar ma’ruf nahi mungkar akan lebih mudah jalannya.

“Kontribusi apapun yang kita lakukan, bila tidak diketahui oleh publik maka gerak organisasi tidak begitu terasa. Oleh karena itu peran media sebagai alat komunikasi publik menjadi sesuatu yang sangat relevan. Oleh karena itu maka kekuatan di biro Komunikasi, Informasi dan Media (KIM) untuk saat ini sangat diperlukan,” tambah Nur Prayudi.

Membuka kegiatan orientasi tersebut, Korbid Dept. Hubungan Antar Lembaga DPP LDII, Singgih Tri Sulistiyono, menyampaikan terima kasih kepada Kaban Kesbangpol, Andi Arsad, yang telah bekerja sama dengan LDII untuk bisa menjalankan roda organisasi dan bisa memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Kalteng.

“Acara ini adalah amat sangat penting, karena acara ini bisa dimanfaatkan sebagai media komunikasi dengan para stake holder strategis dalam hal ini Pemprov Kalteng melalui kesbangpol, dengan adanya komunikasi yang lebih baik dan intensif maka akan terjadi penyamaan visi dan persepsi serta tujuan dari LDII dan pemerintah setempat, ujar Singgih.

Singgih yang juga Ketua DPW Jawa Tengah ini mengatakan saat ini lebih mengedepankan paradigma bersanding daripada paradigma bersaing, LDII harus bisa memberikan kesejukan kepada masyarakat atau paradigma bersanding baik dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada maupun dalam mencapai tujuan bersama yaitu masyarakat yang adil, makmur, sejahtera yang merata dalam kehidupan NKRI ini.

“Juga bisa dijadikan media konsolidasi organisasi di jajaran pengurus bukan hanya di tingkat DPW tetapi juga antara DPW dengan DPD, juga PC serta PAC yang merupakan ujung tombak dari dakwah Islam yang dilakukan oleh LDII,” lanjutnya.

“Kegiatan ini merupakan fase yang penting dalam perjalanan hidup suatu organisasi, dalam hal ini untuk pengurus baru DPW Kalteng yang baru saja menyelenggarakan muswil. Setelah pengurus baru terbentuk maka perlu ditingkatkan kompetensinya baik sifatnya internal maupun eksternal. Terkait internal yaitu tentang visi misi organisasi juga aspek yang terkait administrasi,” jelasnya.

Oleh: Imam Maftuh (contributor) / Frediansyah Firdaus (editor)

Leave a Reply

Your email address will not be published.